Polresta Kediri Beri Pedampingan Pengungsi Wamena Asal Kediri Selamat dari Kerusuhan
Polresta Kediri, Polsek Mojo bersama Dinas Sosial memfasilitasi pemulangan dua orang warganya yang diungsikan akibat kerusuhan di Wamena. Mereka, Arif Mahmud dan Musstofa Alhamdani, keduanya warga Desa Kraton, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.
Keduanya baru saja dijemput oleh petugas Polsek Mojo dan Dinsos Kabupaten Kediri dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Mereka adalah pengungsi kerusuhan Wamena yang sebelumnya menempuh perjalanan laut dari Jaya Pura Papua selama hampir sepekan.
Kasubag humas Polresta Kediri AKP Kamsudi menjelaskan bahwa dua orang tersebut sudah lima tahun tinggal di Wamena. Sementara saat kerusuhan terjadi, dia sedang bekerja di sebuah toko grosir sembako. Salah satu pengungsi Arif bercerita, pagi itu, dia baru saja buka kios milik juragannya warga Kabupaten Nganjuk. Dia melihat ada sejumlah anak sekolah berpakaian seragam berbaris di depan toko.
Mereka berniat melakukan aksi unjuk rasa. Tetapi, tiba-tiba mereka melakukan penyerangan dan sasarannya adalah para pendatang.
Gedung Gubernur Wamena menjadi sasaran pembakaran. Kemudian menyusul rumah dan kios-kios milik pendatang. Untuk saja, di kawasan pasar tempat Arif bekerja kompak. Arif dan warga pendatang lain dari berbagai suku di Indonesia melakukan upaya penjagaan.
“Di sekeliling kami sudah dibakar semua. Bahkan, ada sebagian kios di kawasan kami yang turut terbakar. Beruntung kami kompak. Kami berusaha mempertahankan diri dengan alat seadanya. Alhamdulillah kami selamat,” kata Arif di Kantor Dinsos Kabupaten Kediri, Senin (7/10/2019).
Arif sempat mengungsi selama satu hari di markas TNI, sebelum akhirnya diterbangkan ke Jayapura oleh sang majikan bersama saudaranya Mustofa. Setelah itu, mereka menempur perjalanan laut selama sepekan ke Surabaya.
Mereka tiba di tanjung perak bersama pengungsi lainya asal Gresik, Nganjuk, Bojonegoro dan Malang. Meski tak sempat membawa barang barang berharga, namun mereka merasa lega dan bersyukur telah sampai di kampung halamannya dengan selamat.
Suharsono, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri mengatakan, pihaknya memfasilitasi kepulangan para pengungsi Wamena asal Kabupaten Kediri ke kampung halamannya. Bahkan, pihak dinsos juga memberikan bantuan akomodasi untuk mereka gunakan keperluan di rumah.
Untuk memastikan warganya tetap aman, Dinsos Kabupaten Kediri terus memantau pengungsi wamena yang terdata di Dinsos Provinsi Jawa Timur. Dinsos Kabupaten Kediri juga mengimbau pengungsi wamena yang sudah dipulangkan agar mempertimbangan situasi keamanan, apabila berniat kembali ke Papua
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



