• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Nasional
  3. Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH H..

Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

rudiono 23 March 2026 (03:44) Nasional

img

Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan untuk aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta mulai mengundang perhatian luas. Selain dianggap sebagai langkah adaptif, kebijakan ini juga disebut berpotensi menghemat anggaran negara dalam jumlah besar.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, menyatakan bahwa penghematan dari kebijakan ini bisa mencapai puluhan miliar rupiah per hari. Menurutnya, pengurangan mobilitas harian akan berdampak langsung pada konsumsi bahan bakar minyak (BBM), sekaligus menekan biaya operasional kantor seperti listrik, air, dan internet.

“Secara logika, penghematan bisa terjadi karena aktivitas kantor berkurang. Baik di pusat maupun daerah, efisiensinya bisa sangat signifikan,” ujarnya.

Kebijakan ini muncul di tengah tekanan global, terutama lonjakan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah. Pemerintah pun mencari berbagai cara untuk menekan beban subsidi energi tanpa mengganggu stabilitas pasokan BBM bagi masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa skema WFH satu hari ini dapat menghemat konsumsi BBM hingga sekitar seperlima dari penggunaan normal. Angka ini dinilai cukup besar jika diterapkan secara konsisten dalam skala nasional.

Namun, implementasinya belum final. Pemerintah masih mengkaji mekanisme teknis agar kebijakan ini tidak justru menimbulkan masalah baru, terutama dalam pelayanan publik dan produktivitas kerja.

Rencananya, kebijakan WFH ini akan mulai diterapkan setelah Lebaran 2026, dengan cakupan tidak hanya ASN tetapi juga pekerja swasta. Meski demikian, waktu pasti pelaksanaannya masih menunggu keputusan lanjutan dari pemerintah.

Di sisi lain, wacana ini memunculkan respons beragam di masyarakat. Sebagian melihatnya sebagai langkah efisiensi yang masuk akal, terutama jika mengingat pengalaman selama pandemi Covid-19. Namun tidak sedikit pula yang mempertanyakan dampaknya terhadap kinerja, pengawasan, hingga potensi penurunan pendapatan di sektor swasta.

Kritik juga mengarah pada risiko implementasi yang setengah matang. Tanpa sistem evaluasi yang jelas, WFH berpotensi disalahartikan sebagai kelonggaran kerja, bukan strategi efisiensi. Di sinilah tantangan utama pemerintah: memastikan bahwa penghematan tidak dibayar dengan turunnya kualitas layanan publik.

Kebijakan-kebijakan ini pada akhirnya bukan sekadar soal bekerja dari rumah, melainkan bagaimana negara menyeimbangkan efisiensi anggaran dengan produktivitas nasional. Jika dirancang dengan disiplin dan pengawasan ketat, WFH bisa menjadi solusi. Namun jika tidak, ia justru berisiko menjadi beban baru yang tidak terlihat di atas kertas. (***)


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

47jt

Total Kunjungan

3rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    EMPAT HARI MENJABAT: KEPALA STAF KEPRESIDENAN DUDUNG LANGSUNG KELUARKAN PERINGATAN KERAS SOAL MBG

    BhayangkaraNews, Jakarta - Belum genap sepekan duduk di kursi Kepala S..

  • img

    DANDIM 0612/TASIKMALAYA HADIRI KIRAB BUDAYA NAPAK TILAS PADJAJARAN

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya – Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya Letko..

  • img

    Isu Nikah Siri Mencuat, Oknum Anggota Polres Pekalongan Jadi Sorotan Publik

    Pekalongan – Sebuah isu tengah tercium dan mulai merebak di tengah m..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :