• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Nasional
  3. Perkembangan Kasus 2-Net : Polisi Segel Kanto..

Perkembangan Kasus 2-Net : Polisi Segel Kantor Rumah ‘Ora Umum’ di Semen

Umam 07 October 2019 (10:08) Nasional

img

Polresta Kediri, Sehari setelah penggeledahan tim Cobra Polres Lumajang, rumah ‘Ora Umum’ yang diduga sebagai kantor perekrutan bisnis money game terlihat sepi. Pintu besar menuju halaman griya di Jalan Argowilis, Desa/Kecamatan Semen tertutup rapat dari dalam.

Polrsta Kediri bersama  tim Cobra Polres Lumajang meninggalkan rumah yang diduga milik salah satu pimpinan PT Q-Net Kediri itu pada Kamis (3/10) malam. PT Q-Net juga diketahui memiliki afiliasi dengan PT Amoeba International. Perusahaan yang sedang diperiksa Polres Lumajang atas kasus dugaan penipuan bermodus money games dengan skema piramida. “Masih dalam pengembangan kasus,” ujar Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hasran.

Bahkan, tim Cobra Polres Lumajang juga melakukan penyegelan terhadap ruangan kantor yang berada di dalam rumah. Dari dalam ruangan tersebut ditemukan berbagai barang bukti yang digunakan untuk alat penjualan PT Amoeba International.

Kasubag Humas Polresta Kediri AKp kamsudi menjelaskan, awalnya petugas hendak membuka paksa ruangan yang terkunci di dalam rumah itu. Karena saat ditanyakan kepada sepuluh penjaga rumah, tidak ada yang mengaku membawa kunci. Setelah menunggu hingga sekitar pukul 18.00 WIB, akhirnya salah satu pekerja mengaku, dan membawakan kunci dari ruangan tersebut.

Setelah dibuka oleh petugas, tidak disangka petugas menemukan barang bukti tambahan. Mulai dari alat seperti kaca dan dokumen lain. “Ruangan kantor kami segel. Kalau rumah tidak kami segel, hanya ruang kerja saja,” terang Hasran.

Selain itu, petugas juga terus menghubungi tiga orang yang diduga sebagai pimpinan direksi PT Amoeba International. Namun, ketiganya tidak pernah memenuhi panggilan Polres Lumajang. Mereka beralasan sedang sakit dan dirawat di Malaysia.

Ditanya soal perkembangan kasus, Hasran mengungkapkan, awalnya ada korban penipuan dari PT Amoeba International yang berada di Lumajang. Kemudian dikembangkan hingga ke Kediri.

“Korban sudah banyak yang melapor ke Polres Lumajang, dan kami kembangkan hingga ke Kediri. Petugas juga sudah mengamankan satu orang yang diduga pimpinan yang berasal dari Madiun,” kata Hasran.

Untuk diketahui, tim Cobra Polres Lumajang mendatangi rumah yang berada di selatan Jalan Argowilis, Semen itu sekitar pukul 14.30 WIB Kamis (3/10). Dengan didampingi petugas Polsek Semen dan perangkat desa dan RW setempat, petugas melakukan penggeledahan di setiap sudut rumah.

Mereka mencari barang bukti yang berhubungan dengan PT Amoeba International. Mulai dari dokumen, formulir, hingga cara perekrutan. Akhirnya petugas mengamankan beberapa dokumen, formulir, tas hingga laptop yang digunakan untuk berkomunikasi dengan rekrutan anyar atau yang sudah lama.

Kecurigaan tim Cobra Polres Lumajang menemukan beberapa dokumen, laptop di sebelah bekas tempat pembakaran. Karena sebelumnya para pekerja yang berada di rumah menyembunyikannya di sana. Dengan dalih panik, dan takut ada polisi, makanya barang-barang tersebut disembunyikan ke belakang rumah.

Hingga kemarin, tim Cobra Polres Lumajang masih terus melakukan pengembangan kasus money games dengan sistim piramida ini. Karena sudah banyak korban yang resah dengan metode cuci otak dengan diimingi berbagai macam kemewahan. Namun tidak ada hasilnya.


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

46jt

Total Kunjungan

14rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :