• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Hukum
  3. Ingin Korbannya jadi Homoseksual, SL diamanka..

Ingin Korbannya jadi Homoseksual, SL diamankan Polrestabes Surabaya

Umam 23 August 2019 (11:44) Hukum

img

SURABAYA, – SL  berusia 59 tahun bukan tipe suami yang setia, dengan menghianati sang istri yang bersangkutan bercumbu dengan orang lain. Parahnya lagi, korban yang dicabulinya merupakan sesama jenis dan masih di bawah umur.

Peristiwa tersebut terjadi Sabtu (17/8) lalu, sore. Ketika korban sedang berada di depan kediaman neneknya di Jalan Pondok Benowo Indah Surabaya.  Di waktu yang bersamaan mereka pun bertemu. Karena sudah saling kenal, pelaku pun langsung menghampiri korban. 

”Saat bertemu biasa saja. Pelaku menanyakan sedang apa korban di rumah neneknya,” kata Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni, kemarin (22/8). 

Karena sudah saling kenal dan cukup dekat, pelaku tak lagi canggung berkomunikasi dengan korban. Yakni pelaku  tidak lain adalah tetangga korban. Bahkan mereka sudah beberapa kali berenang bareng. Jadi hubungannya sudah seperti bapak dan anak. 

Karena kondisi rumah sepi. Pelaku mengajak korban untuk ke dalam. Tepatnya di dalam kamar. Untuk memastikan aman, pelaku meminta korban untuk mengunci pintu ruang tamu. 

Saat berada di dalam kamar, pelaku mengajak korban untuk menonton video porno. Film dewasa itu ditunjukan pelaku bertujuan agar korban terangsang. 

Kemudian pelaku meminta korban untuk membuka semua celananya, dan melakukan onani. Diduga sudah merasa terangsang akibat menonton video porno, dengan mudah korban menuruti permintaan tersebut. 

Apa yang dilakukan oleh korban membuat pelaku terangsang. Pelaku meminta untuk menghisap kemaluan korban. Korban pun menolak. Namun pelaku terus merayunya (korban). 

”Yaitu pelaku bilang, jangan pakai tangan nanti uratnya bisa putus,” ujar Ruth Yeni menirukan keterangan dari korban. 

Karena terus didesak, akhirnya korban menuruti kemauan pelaku. Akhirnya aksi pecabulan tersebut pun terjadi. Namun aksi tersebut tak berjalan lancar. Tiba – tiba nenek korban datang. Sang nenek curiga kenapa, pintu rumah dalam kondisi terkunci. 

”Karena tidak ada jawaban dari korban, pintu tersebut beberapa kali digedornya beberapa kali. Apa yang dilakukan  sang nenek pun menarik perhatian tetangga sekitar. Dan suasana di lokasi kejadian semakin ramai,” ucap dia. 

Mengetahui ada yang datang, lanjut Ruth, korban bersama pelaku membuka pintu tersebut. Mengetahui adanya pelaku, sang nenek lantas menanyakan apa yang dilakukan oleh mereka dua di dalam. 

Korban pun hanya bisa terdiam. Sedangkan pelaku menjawab sedang menonton televisi. Namun jawaban tak digubris oleh sang nenek. Bersama warga yang lain, korban pun terus didesak untuk menjawab pertanyaan sang nenek. 

”Korban pun akhirnya menceritakan semuanya. Yaitu apa yang dilakukan oleh pelaku,” tambah dia. Mengetahui hal tersebut, masyarakat setempat pun marah. 

Sambil mengamankan pelaku, peristiwa tersebut pun dilaporkan ke pihaknya. Berbegaas pihaknya bertolak ke lokasi yang dimaksud. Dan pelaku pun langsung diamankan. 

Dihadapan petugas, pelaku mengakui baru pertama kali mencabuli korban. Meskipun pelaku telah mempunyai istri dan anak, namun kini SL lebih tertarik dengan sesama jenis. 

Ketertarikan tersebut telah dirasakan sejak beberapa bulan lalu. Oleh karena itu, pelaku ingin menjerumuskan korban agar bernasib sama dengannya. Yaitu menjadi homo seksual.   

”Istilahnya itu seperti investasi. Jadi pelaku ingin membuat korban sama sepertinya. Yaitu menyukai sesama jenis. Sehingga pelaku tak lagi sulit jika ingin melampiaskan hawa nafsunya,” tambah dia. Hingga saat ini, pemeriksaan terhadap pelaku masih dilakukan. Salah satunya pemeriksaan psikologisnya. (ian/MK)


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

46jt

Total Kunjungan

39rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :