• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Nasional
  3. Petugas Identifikasi Polres Kediri Melakukan ..

Petugas Identifikasi Polres Kediri Melakukan Rekontruksi Ulang Kasus Pembunuhan Anggota Fatayat NU

Umam 25 July 2019 (07:48) Nasional

img

Rekontruksi kasus pembunuhan BN (38) warga Desa Canggu, Kecamatan Badas, akhirnya dilakukan Polsek Pare, Rabu (24/7). Sebanyak 26 adegan dilakukan dalam peristiwa tersebut. Adegan tersebut lebih banyak dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dalam penyidikan.

Rekontruksi dimulai dari adegan dimana SG naik angkot menuju Kecamatan Badas. Dia kemudian mengendarai ojek untuk mencari rumah yang akan menjadi sasaran aksi kejahatannya.

SG pun berhenti di area persawahan dan menunggu situasi aman. Pelaku kemudian masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel pintu belakang rumah. Pelaku langsung mengambil barang berharga milik korban yang ada di lemari.

Pelaku kemudian menuju kios yang dimana di tempat tersebut ada BN beserta anaknya sedang tidur. Pelaku mengambil uang receh yang ada di dalam kios dan keluar. Saat itulah BN terbangun dan mengetahui pelaku.

Pada adegan ke 19 dan 20 digambarkan dimana SG memukul BN menggunakan linggis di bagian kepala. Putra BN yang menjadi saksi kejadian itupun terbangun. Pelaku meminta putra korban kembali tidur dan pelaku melarikan diri.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Ambuka Yudha mengungkapkan rekontruksi ini dilakukan untuk memperjelas kronologi kejadian. Mengenai adanya perbedaan jumlah rekontruksi dengan BAP hal tersebut merupakan hal yang biasa.

"Perbedaan jumlah adegan antara BAP dengan saat rekontruksi itu hal yang biasa. Hal itu untuk mempertegas kronologi," tegas AKP Ambuka.

AKP Ambuka menambahkan adanya tambahan adegan tersebut akan ditambahkan pada BAP tambahan. Sehingga berkas perkara akan dilengkapi sesuai dengan hasil rekontruksi sebelum kembali dikirim ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri.

Sebelumnya pihak kepolisian telah menggelar rekonstruksi di halaman Mapolsek Pare. Namun saat rekonstruksi tidak mengundang keluarga korban dan LBH NU Kabupaten Kediri selaku pendamping keluarga korban. Pihak kepolisian akhirnya kembali menggelar rekonstruksi di lokasi kejadian.

Untuk diketahui kasus pembunuhan BN ini terjadi pada juni 2018 lalu. Setelah satu tahun, polisi baru bisa mengamankan SR (40) warga Lingkungan Pulosari, Kelurahan/Kecamatan Pare.Tersangka diamankan setelah beraksi mencuri dan tepergok korban di Dusun Semanding, Desa Tertek, Kecamatan Pare. ( Opr | Polres Kediri )


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

46jt

Total Kunjungan

11rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :