• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Nasional
  3. Buruh Tani Ditemukan Tewas Mengapung Di Sunga..

Buruh Tani Ditemukan Tewas Mengapung Di Sungai, Anggota Polsek Plemahan Datangi TKP

Umam 28 February 2019 (08:05) Nasional

img

Warga Dusun Jatirejo Desa Payaman Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri, Minggu pagi (24/2/2019), gempar.

Warga dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki mengapung di sungai tersebut.

Takut terjadi hal yang tidak diinginkan warga melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek setempat.

Kapolsek Plemahan AKP Surono melalui Kasi Humas Polsek Plemahan Aiptu Masyuri  mengatakan mayat yang mengapung itu bernama Gisan (74) buruh tani warga Dusun Harjobinangun Desa Tegowangi Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri.

Awalnya, Warji (50) warga Dusun Jatirejo hendak buang air besar di sungai. Saat itu Warji melihat sesosok tubuh yang tertelungkup dikira boneka.

Penasaran Warji memberitahu warga untuk memastikan jika tubuh yang mengapung itu bukan boneka.

Setelah dipastikan dan ternyata tubuh itu adalah jasad manusia bukan boneka. “Awalnya dikira boneka. Setelah dicek ternyata jasad manusia yang bernama Gisan,” jelas Kasi Humas.

Petugas yang menerima laporan tersebut langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda – tanda penganiayaan di tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan luar bersama petugas identifikasi dan dokter setempat tidak ditemukan adanya luka tanda-tanda penganiayaan,” jelas Aiptu Masyuri.

Sebelumnya, lanjut Aiptu Masyuri, Gisan, Sabtu sore (23/2/2019) pamit kepada keluarganya untuk mencari rumput. Keluarga korban panik lantaran korban tidak kunjung pulang.

Pihak keluarga korban juga mencari di area persawahan.”Dugaan kami korban terpeleset dan akhirnya terbawa arus sungai. Kemarin itu hujan deras dan sungai arusnya juga sangat deras,” terang Kasi Humas.

Sementara itu, keluarga korban menerima atas peristiwa itu adalah musibah. Pihak keluarga korban meminta kepada pihak kepolisian agar korban tidak dilakukan otopsi. Keluarga korban juga bersedia membuat surat pernyataan yang disaksikan perangkat desa dan pihak kepolisian. ( Opr | Polres Kediri )


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

46jt

Total Kunjungan

4rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :