Problem Solving Polsek Panyileukan, Selesaikan Perseteruan Antar Tukang Ojek
BhayangkaraNews, Bandung - Sehubungan pada hari jumat tanggal 13 April 2018 telah terjadi kesalahpahaman antara ojeg pangkalan dengan ojeg online karena mengambil penumpang di dalam wilayah ojeg pangkalan daerah cipadung bandung jawa barat.
Atas menyebarnya video Dadan dari ojeg online yang mendapat perlakuan tidak baik oleh beberapa ojeg pangkalan di wilayah cipadung, sontak rekan-rekan ojol yang lain berdatangan menuju opang cipadung.
Mengetahui akan adanya gesekan antara ojol dan opang di wilayah hukum Polrestabes Bandung, Kapolsek Panyileukan Kompol Sudewo memerintahkan anggotanya untuk membawa perwakilan dari Ojol dan Opang untuk melakukan mediasi di Polsek Panyileukan.
Setelah beberapa jam melakukan musyawarah, akhirnya kedua belah pihak menyepakati hasil mediasi sebagai berikut :
1. Pihak pertama (ojol), dan pihak kedua (opang) saling menyadari bahwa kesalahpahaman tersebut akan
merugikan kedua belah pihak. Sehingga kedua belah pihak, harus saling memaafkan secara kekeluargaan.
2. Pihak pertama (ojol), tidak akan membuat laporan polisi atas perlakuan ojek pangkalan, dan cukup diselesaikan secara kekeluargaan.
3. DO sesuai tujuan dengan etika sesuai aplikasi tujuan penjemputan dan wajib menggunakan atribut.
4. PU (pick up) konsumen sesuai dengan titik penjemputan (khusus grab), untuk gojek pengecualian.
5. Perlu adanya edukasi dari driver kepada costumer ketika melakukan pick up atau drop out.
6. Spanduk secara serentak diturunkan sebagai simbolis kerukunan dan saling menghargai kedua belah pihak
7. Kedua belah pihak atas kejadian tersebut diambil hikmahnya, sehingga dijadikan suatu perhatian khusus baik komunitas ojeg online maupun ojeg pangkalan cipadung dan manisi bandung dan perkaranya dinyatakan selesai.
8. Seandainya dikemudian hari salah satu pihak melakukan pelanggaran sesuai poin tersebut diatas maka sanksi akan dilakukan penindakan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
Dengan adanya kesepakatan ini dari kedua belah pihak, Kang Iyan dari Komunitas HDBR berharap dengan adanya isu atau yang menyebarkan video antara opang dan ojol adalah orang yang tidak bertanggung jawab dan ingin membuat kota Bandung menjadi tidak kondusif
" Saya pikir ini ada oknum atau orang yang sengaja ingin mengadu dombakan antara ojek online dengan ojek pangkalan dan saya berharap untuk kedepannya antara ojeg online dan ojeg pangkalan harus bersinergi", ucap Iyan. (Kris)
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



