• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Hukum
  3. Polisi Terus Kembangkan Kasus Pengeroyokan An..

Polisi Terus Kembangkan Kasus Pengeroyokan Anak

28 January 2018 (07:41) Hukum

img

Polresta Kediri - Unit PPA Sat Reskrim Polresta Kediri terus menyelidiki kasus pengeroyokan terhadap T (12) siswa kelas V SDN Pakunden 1, Kota Kediri. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, jumlah terduga pelaku bertambah.

 

 

Apabila sebelumnya polisi menyebut, ada tiga orang terduga pelaku, kini jumlah bertambah menjadi lima orang. Kesemuanya adalah teman satu kelas korban di SDN Pakunden 1, Kota Kediri.

 

 

"Pelaku ada lima orang. Dan tidak menutup kemungkinan bengkak lagi. Ada tujuh orang berdasarkan pengakuan dalam pemeriksaan awal kami," kata Kasat Reskrim Polresta Kediri, AKP Ridwan Sahara, Minggu (28/1).

 

 

Pemeriksaan dilakukan petugas terhadap para pelaku usai kegiatan belajar mengajar di sekolah, Sabtu (27/1/2017) siang kemarin. Pemeriksaan tidak dilakukan di Markas Polresta Kediri ataupun di sekolah, melainkan di salah satu rumah warga. 

 

 

Polisi memintai keterangan para terduga pelaku dan juga orang tua mereka. Dalam proses ini, terduga pelaku didampingi Lembaga Perlindungan Ank (LPA), Satgas PPA dan guru. Menurut informasi yang berhasil dihimpun, pemeriksaan berlangsung cukup lama sejak siang hingga sore hari.

 

 

Ridwan Sahara membeberkan, pengeroyokan terhadap korban terjadi saat jam istirahat di lapangan sekolah, Kamis (18/1/2018) lalu. Akibat kesalahan melakukan gol bunuh diri dalam permainan sepakbola, korban dihakimi oleh para pelaku. Ada yang menendang ada yang memukuli.

 

 

Diakui mantan Kapolsek Semen dan Kapolsek Ngadiluwih ini, selama ini korban mendapatkan perlakuan diskriminatif dari teman-temannya. Dia sering dibulliyng. Tetapi saat peristiwa pengeroyokan berlangsung, bukan karena menolak dipakai.

 

 

 

"Memang pernah ada diantara terduga pelaku yang minta uang kepada korban untuk beli jajan senilai Rp 1.000.Tetapi pelaku tidak selalu minta minta kepada korban," jelas Kasat.

 

 

Hal senada dikatakan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kota Kediri, Cevy Ning Suyudi. Berdasarkan dialog dengan orang tua korban sewaktu di RS Bhayangkara, Kota Kediri, T memang pernah dimintai uang oleh salah seorang pelaku. Tetapi kejadian itu, sudah berlangsung lama, sejak mereka masih sama- sama duduk di bangku kelas IV.

 

 

"Permintaan uang itu tidak disertai dengan kekerasan ataupun ancaman. Sehingga bukan dalam kategori pemalakan. Dan itu sudah lama," jelas Cevy.

 

 

Diberitakan sebelumnya, T (12) seorang siswa kelas V SDN Pakunden 1 Kota Kediri dikeroyok teman-temannya di sekolah, pada Kamis (18/1/2018) lalu. Akibat penganiayaan itu, korban merasakan sakit di kepala dan di alat vitalnya.

 

 

Korban sempat menjalani perawatan di Ruang ICU Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri. Tetapi karena kondisinya belum sembuh, akhirnya dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo, Surabaya. (res|an).

 


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

46jt

Total Kunjungan

30rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :