Tiga Pelajar SD di Kediri Menjadi Terlapor Setelah Aniaya Temannya Hingga Masuk ICU
Polresta Kediri – Sangat disayangkan kekerasan terhadap anak khusunya di lingkungan sekolah dasar masih saja terjadi. Salah satunnya adalah T (12) pelajar sekolah dasar di Kota Kediri harus masuk ICU RS Bhayangkara Kediri setelah dianiaya tiga temannya.
Saat ini korban merasakan nyeri di bagian tangan dan alat vitalnya. Bahkan, korban kesulitan dalam berbicara.
Korban terluka parah akibat penganiayaan ini. Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H menyatakan pihaknya saat ini menangani kasus tersebut, meski laporannya terlambat.
"Kami baru saja menerima laporan dari orang tua korban. Saat ini korban dalam perawatan di ruang ICU," kata Kapolresta Kediri, AKBP Anthon Haryadi usai menjenguk korban, Jumat malam (26/1)
Ditambahkan mantan Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya ini peristiwa penganiayaan itu berlangsung di sekolah, pada Kamis (18/1/2018) lalu. Terlapor ada sebanyak tiga orang. Semuanya teman satu kelas korban.
"Sebenarnya sudah satu minggu. Awalnya korban tidak melapor dan tidak ada yang tahu. Karena sehari setelah kejadian itu, korban tidak masuk sekolah. Karena merasa kesakitan, akhirnya pihak keluarga membawanya rumah sakit," ungkap Kapolresta.
Untuk memastikan luka korban akibat penganiayaan ini , petugas akan memintakan visum et repertum RS Bhayangkara Kota Kediri. “Polisi juga akan memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan,” pungkasnya. (res|aro)
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



