Ratusan Kendaraan Ditindak dalam Dukungan Terhadap Operasi Pekat II Semeru 2025
Sebagai bagian dari dukungan terhadap Operasi Pekat II Semeru 2025, Polres Kediri Kota menggelar Operasi Cipta Kondisi selama dua hari berturut-turut, Sabtu hingga Minggu (10–11 Mei 2025). Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Jalan Raya Ahmad Yani, tepatnya sekitar Wisata Air Pagora, berhasil menjaring 209 pelanggaran lalu lintas.
Operasi ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Kediri Kota dan melibatkan seluruh satuan fungsi, mulai dari Satlantas, Satreskrim, Satnarkoba, Satintel, Samapta, hingga unsur Dishub dan Subdenpom V/2-2 Kediri. Turut serta dalam kegiatan ini anggota dari Dispenda dan tim siaga Polres Kediri Kota.
Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menyasar pelanggaran lalu lintas, tetapi juga menjadi bagian integral dari upaya menekan berbagai potensi penyakit masyarakat (pekat), khususnya selama masa Operasi Pekat II Semeru yang berlangsung sejak 1 hingga 14 Mei 2025.
Operasi ini kita gelar sebagai langkah preventif dan represif untuk menciptakan rasa aman serta mendukung agenda besar Operasi Pekat II Semeru. Ratusan pelanggaran berhasil kami tindak, termasuk pengendara yang tidak membawa SIM, STNK, hingga kendaraan yang tidak laik jalan,” tegas Kapolres.
Dari total 209 tilang, tercatat pelanggaran terbanyak adalah kendaraan roda dua yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan. Penindakan juga dilakukan terhadap pelanggaran oleh pengendara roda empat dan satu unit kendaraan roda enam.
Selama operasi berlangsung, situasi di lapangan dilaporkan aman, tertib, dan tidak ditemukan potensi kericuhan. AKBP Bramastyo menambahkan bahwa operasi serupa akan terus digelar secara berkala selama periode Operasi Pekat II, guna menekan angka pelanggaran dan mencegah gangguan kamtibmas.
Harapan kami, dengan intensitas patroli dan operasi yang ditingkatkan, masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas dan menjaga lingkungan dari segala bentuk penyakit masyarakat,” pungkasnya.
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



