Belasan Kendaraan Terjaring Operasi Patuh Semeru 2024 di Depan Santas Polres Kediri Kota
Belasan kendaraan bermotor diamankan dalam Operasi Patuh Semeru 2024 di depan Mako Satlantas Polres Kediri Kota, Sabtu (20/7/2024) malam.
Tak hanya menindak tilang, petugas
Satlantas Polres Kediri Kota juga memberikan puluhan teguran kepada pengendara motor yang kedapatan melakukan pelanggaran dalam gelaran Operasi Patuh Semeru 2024.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Andhini Puspa Nugraha mengatakan, razia pada Operasi Patuh Semeru 2024 ini juga digelar dalam rangka mengantisipasi aksi balap liar ataupun trek-trekan di wilayah hukum Polres Kediri Kota pada malam minggu.
Selain memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan, pihaknya menindak pengendara yang melakukan pelanggaran secara kasat mata.
"Kami periksa satu persatu kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Ini juga untuk antisipasi curat, curas, dan curanmor," katanya, Minggu (21/7/2024).
Dia menyampaikan, dari hasil operasi tersebut, petugas menindak tilang sebanyak 22 pelanggar dengan barang bukti belasan sepeda motor, 10 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan 2 Surat Izin Mengemudi (SIM).
Selain itu, juga memberikan teguran sebanyak 55 pengendara bermotor. Surat tilang maupun teguran yang diberikan kepada pelanggar lalu lintas masih didominasi pengendara sepeda motor.
"Pelanggarannya bermacam-macam tidak melengkapi surat-surat kendaraan hingga tidak sesuai spesifikasi seperti knalpot brong," bebernya.
Meski begitu, pihaknya tetap mengutamakan tindakan preventif maupun preemtif sebelum menindak kepada pelanggar lalu lintas.
Dengan adanya teguran yang diberikan itu, maka diharapkan para pelanggar ke depannya bisa lebih tertib dalam berlalu lintas seperti memakai helm dalam berkendara maupun melengkapi surat-surat kendaraan.
Menurutnya, Operasi Patuh Semeru 2024 tersebut terus dilakukan sampai dengan 28 Juli 2024.
"Kami juga menindak pelanggar secara kasat mata seperti tidak memakai helm, melawan arus, maupun lainnya. Itu kan sangat berpotensi terjadi kecelakaan dan fatalitas korban," pungkas AKP Andhini Puspa Nugraha.
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



