Pemilik Toko Obat Keras Di Rawamangun, Mengaku Sebagai Anak Perwira Menengah Di Mabes Polri.
BhayangkaraNews, Jakarta - Tidak terima kegiatan ilegalnya menjual Eximer dan Tramadol tanpa resep dokter, di publikasikan oleh media.
Seorang pria pemilik toko kelontong di wilayah Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, merasa tidak senang. dan mengancam akan melacak tempat tinggal wartawan yang membuat berita tentang toko kelontongnya jual pil setan.
Baca berita sebelumnya.
https://www.bhayangkaranews.com/berita142266-Kios-Berkedok-Warung-Kelontong-Di-Rawamangun-Diduga-Kuat-Jual-Obat-Keras-Secara-Bebas.html
"Tidak sampai di situ saja. Bahkan pria yang belum diketahui identitasnya ini. Melalui pesan singkatnya (WhatsApp), yang dikirimkan ke wartawan bhayangkaranews.com, mengaku sebagai anak dari salah satu perwira menengah polisi di Mabes Polri, dan mengklaim dirinya juga masih sepupu dengan Wakapolri (TB 2)."
Mengenai adanya ancaman, dan intimidasi terhadap wartawan bhayangkaranews.com tentunya pihak redaksi tidak tinggal diam. Redaksi BhayangkaraNews, akan segera melakukan konfirmasi ke Kadiv Humas Mabes Polri, terkait nama perwira menengah polisi berpangkat Kombes Pol, yang di gadang-gadang sebagai ibu kandung pemilik toko kelontong yang menjual Eximer dan Tramadol di wilayah hukum Polsek Pulogadung, Polres Metro Jakarta Timur, ini. (RUDIONO).
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



