Diduga Ada Pengiringan : Warga Desa Kersagalih, Belanja Sembako di E-Warung Tertentu..
BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2023 di Kabupaten Tasikmalaya, diduga adanya perbuatan pengiringan atau pengarahan kepada KPM untuk membelanjakan uang bantuan yang diperolehnya ke e-warung yang ditentukan.
Sedangkan, berdasarkan aturan terbaru penyaluran BPNT kini berupa uang tunai. Para KPM tidak lagi diharuskan menukarkan uangnya ke e-Warung, namun boleh membelanjakan uang yang diterimanya untuk komoditas pangan yang sudah ditetapkan ke pasar tradisional, dan warung sembako.
Akan tetapi, berdasarkan investigasi wartawan BhayangkaraNews.com di Desa Kersagalih, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, didapati para penerima KPM sudah dikavling dan terikat agar tetap membeli sembako ke e-Warung.
"Di warung saya, hanya membagikan paket sembako kepada KPM berdasarkan data, sedang untuk mengesekkan kartu ATM milik warga terlebih dahulu dilakukan di E-WARUNG milik ibu Novi," ungkap pemilik warung kepada bhayangkaranews.com. Minggu (12/03/23) pukul 20:20 WIB.
Masih menurut keterangan pemilik warung. "Dirinya, melayani pembagian paket sembako yang dikirim langsung oleh CV. Ramji untuk 377 jiwa, yang terdiri dari 3 dusun, diantaranya dusun Bakung, Brambang, dan Setiakarya," tambahnya.
Sementara itu Ipan, yang merupakan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Jatiwaras, yang bertugas di Desa Kersagalih, ketika dikonfirmasi oleh bhayangkaranews.com terkait adanya dugaan pengiringan KPM untuk pembelanjakan sembako ke E-warung tertentu melalui telepon selulernya (WhatsApp) mengatakan. "Oh terkait BPNT non tunai ya, saya sendiri sebagai pendamping PKH tidak tau menau terkait BPNT, " jawab, Ipan.
Di sisi lain Warga, berharap . "Maunya mah..! Bebas belanja sesuai aturan, kan yang penting komoditas yang sesuai. Selama ini kalau paket sembako yang disalurkan melalui E-warung tertentu, setelah dijumlahkan harganya hanya berkisar Rp. 300.000,- tidak sesuai dengan jumlah uang yang diberikan oleh Pemerintah." Tutup warga yang enggan disebutkan namanya. (RUDIONO)
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



