• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Nasional
  3. Kapolres Malang Ajak Seluruh Elemen Masyaraka..

Kapolres Malang Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Terapkan Nilai Pancasila Dalam Aspek Kehidupan

MK UMAM 13 November 2022 (05:07) Nasional

img

bhayangkaranews.com, Malang - Kapores Malang AKBP Putu Kholis Aryana menjadi pembicara dalam Diskusi Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Dewan Komite Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Malang di Esto Coffee, Bululawang, Kabupaten Malang, Sabtu (12/09/2022) siang.

Turut hadir sebagai pembicara dalam diskusi tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Sodikul Amin dan Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Malang Priyo Sudibyo. 

Diskusi kebangsaan dengan tema "Pemuda Penjaga Pancasila" itu digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan 2022 serta dihadiri oleh PMII, GM FKPPI, Pemuda Muhammadiyah, Fatayat NU, KNPI,  Baladhika Karya Soksi, Duta Pancasila, serta lebih dari 100 peserta dari berbagai elemen masyarakat. 

Sementara dari kepolisian, hadir pula Kapolsek Bululawang Kompol Ainun Djariyah, Kasat Narkoba AKP Harjanto Mukti Eko Utomo, dan Kasat Lantas AKP Agnis Juwita Manurung beserta sejumlah anggota.

Pelaksanaan Dialog Kebangsaan dibuka dan dimoderatori langsung oleh pimpinan redaksi media Times Indonesia, Yatimul Ainun atau karib disapa Gus Ainun. 

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis sebelum menyampaikan paparannya, menghaturkan permohonan maaf kepada masyarakat Malang Raya terkait peristiwa Kanjuruhan.

"Kami mewakili seluruh jajaran Polres Malang memohon maaf atas kekhilafan, kekurangan, kekeliruan dalam pekerjaan kami untuk melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat. Kami memetik banyak pelajaran, dan kami akan gunakan itu untuk memperbaiki diri," ucap AKBP Putu Kholis di Esto Coffee Bululawang, Sabtu (12/11).

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan bahwa Pancasila merupakan buah dari hasil pemikiran para pendahulu bangsa berpuluh tahun yang lalu.  Berbagai gangguan juga masih ada hingga sekarang dan bertransformasi ke berbagai bentuk mengikuti perkembangan jaman. Upaya untuk memecah-belah konsepsi kebangsaan yang sudah disepakati sudah ada sebelum kemerdekaan hingga saat ini.

Kejahatan, lanjut Kapolres, akan menjadi semakin berbahaya dan berdampak luas ketika perbuatan itu terorganisir, ini yang harus kita perangi bersama. Bagaimana kita bisa menciptakan kekuatan untuk memerangi bersama? Caranya, masyarakat dan seluruh elemen bangsa harus punya daya cegah dan daya tangkal, salah satunya dengan mengamalkan Pancasila.

"Pancasila sejak dulu, saat ini, dan masa yang akan datang masih akan relevan digunakan. Mengawal Pancasila adalah harga mati, dan merupakan suatu keharusan sebagai rakyat Indonesia. Tinggal bagaimana kita bersikap dan mengamalkannya," tuturnya.

Mengakhiri paparannya, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi mendukung kepolisian dalam melaksanakan tugasnya. 

"Bohong jika Polisi bekerja sendiri tanpa keikutsertaan masyarakat. Semua yang dilakukan Polisi telah dibantu dan didukung oleh warga masyarakat," pungkas AKBP Putu.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sodikul Amin mengatakan bahwa hadirnya NKRI dilandasi oleh berbagai macam suku dan budaya, sehingga adanya NKRI yang berlandaskan Pancasila harus dijaga bersama.

"Sesuai dengan tema, Pemuda Penjaga Pancasila. Penjaga adalah orang yang tidak lalai, dalam arti menjaga, mengamalkan Pancasila. Perlu kita sadari Pancasila adalah pondasi untuk bangsa dan bernegara," ucap Sodikul Amin.

Sebagai wakil rakyat ia mendorong pemuda di Kabupaten Malang agar punya langkah konkrit untuk menjaga amanah sebagai penjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, lanjutnya.

"Kita berharap Pancasila tidak hanya digaungkan dalam lisan, indah dalam tulisan, tetapi miskin dalam pelaksanaan," tutur Amin.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Malang Priyo Sudibyo berpendapat bahwa Pancasila tidak dimiliki secara pribadi oleh golongan apapun atau partai manapun, namun semua wajib memiliki Pancasila di dalam hatinya. 

"Kita semua berkewajiban untuk mempertahankan Pancasila sebagai dasar yang tidak boleh diganggu siapapun. Kita harus selalu membumikan Pancasila dimanapun berada," ucap Priyo.

Diskusi Kebangsaan siang itu berlangsung dengan hangat, diselingi tanya jawab oleh peserta dan narasumber. 

Salah satunya Ainur Rohman (21) dari PMII Kota Malang yang bertanya kepada narasumber terkait dengan bagaimana cara untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari terutama dari kelompok yang berseberangan.

Menanggapi pertanyaan tersebut AKBP Putu Kholis mengatakan bahwa  
salah satu cara adalah dengan mengedepankan teknik komunikasi publik yang baik. Juga setiap insan harus menunjukkan keteladanan dan toleransi yang merupakan representasi dari nilai-nilai Pancasila. 

"Cara-cara yang santun dan humanis, lambat laun akan memberi dampak kepada kelompok-kelompok yang tidak sepakat terhadap Pancasila," ucapnya.

Senada dengan Kapolres, Sodikul Amin mengatakan bahwa agar nilai-nilai pancasila dapat dilaksanakan, pemuda harus bisa memberikan keteladanan dalam sikap dan cara berpikirnya. 

"Saat ini kita harus berlomba-lomba dalam kebaikan. Sehingga nanti arti pemuda penjaga pancasila itu harus kita aktualisasikan," tandasnya. (u-hmsresma)


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

46jt

Total Kunjungan

9rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :