Hari Pertama PPKM Darurat, Polresta Mojokerto Siapkan Minuman Probiotik Dan Vaksin
Polresta Mojokerto - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali diterapkan di Kota Mojokerto mulai Sabtu (3/7/2021). Untuk meminimalisir terpaparnya virus, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menyiapkan minuman probiotik gratis dan vaksin menggunakan mobil keliling.
Usai menghadiri apel kesiapsiagaan pemberlakuan PPKM Darurat di Jawa dan Bali di Mapolresta Mojokerto, Wali Kota Ika Puspitasari bersama Kapolresta AKBP Rofiq Ripto Hinawan dan Forkopimda berkeliling kota untuk memberikan semangat sekaligus sosialisasi pemberlakukan PPKM Darurat kepada masyarakat.
Masyarakat diimbau agar tetap mawas diri dalam kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini belum berakhir. Tidak hanya sosialisasi pemberlakukan PPKM Darurat, Forkopimda yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 juga memberikan air ramuan probiotik dengan mobil keliling serta pembersihan lingkungan melalui cairan disinfektan.
“Pemberian probiotik dan vaksin dengan mobil keliling ini, merupakan salah satu upaya kami dalam menanggulangi penyebaran virus. Salah satunya dengan membentuk imunitas dalam tubuh melalui ramuan probiotik ini. Mobil akan keliling secara random di beberapa titik wilayah,” ungkapnya.
Jika bertemu dengan mobil tersebut, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red), masyarakat diperbolehkan meminum air probiotik dan melaksanakan vaksinasi secara gratis. Upaya tersebut tidak lepas dari status Kota Mojokerto yang termasuk dalam kategori level empat. Dimana, arahan pemberlakuan PPKM Darurat di Jawa dan Bali tersebut sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021.
Yakni tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali dan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/379/KPTS/013/2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Jawa Timur.
“Himbauan ini bukan semata-mata pembatasan biasa. Namun lebih kepada untuk menjaga, menyelamatkan serta melindungi masyarakat dari bahayanya virus yang telah menjadi pandemi sejak dua tahun terakhir ini. Untuk itu, kami menghimbau agar tetap menerapkan 5M protokol kesehatan,” katanya.
Penerapan protokol kesehatan 5M tersebut, tegas Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto tersebut yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Disunting Dari Beritajatim
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



