• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Nasional
  3. Forkopimda Kota Mojokerto Tinjau Posko PPKM M..

Forkopimda Kota Mojokerto Tinjau Posko PPKM Mikro dan Bagikan Masker

MK UMAM 04 March 2021 (03:57) Nasional

img

Mojokerto Bangkit – Memberi Semangat untuk tetap protokol kesehatan, Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K. bersama Walikota dengan Forkopimda Kota Mojokerto melaksanakan Evaluasi PPKM Mikro Dan Pengoptimalan Posko di Balai RW Rajekwesi, Perumnas Wates Kec. Magersari Kota Mojokerto. Kamis (04/03/21).

Menyapa Warga Kegiata RW Rajekwesi di Perumnas Wates, disambut warga. Lurah kelurahan wates memaparkan tentang perkembangan penyebaran covid-19 di Kelurahan Wates dan kegiatan warga di Posko PPKM Mikro mulai dari Warganya yang terpapar dan sudah sembuh serta menyampaikan upaya dalam pencegahan dan penyebaran covid di kelurahan Wates.

Wali kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita bersama Wawali Achmad Rizal Zakaria, Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, Dandim 0815/Mojokerto yang diwakili Pabung  Mayor. Inf. Nuriman Siswandi serta Kasubsi Ipoleksosbudhankam yang  mewakili Kajari Kota Mojokerto Fandi Ardiansyah C.S mendengarkan secara langsung pemaparan dari Lurah Wates Amanullah Widi Prawiro Buwono tentang perkembangan penyebaran covid-19 di Kelurahan Wates. 

Disampaikan oleh Lurah Widi bahwa per 3 Maret 2021 di kelurahan Wates yang terkonfirmasi positif 468 orang. Sebanyak 408 orang sudah dinyatakan sembuh, meninggal 39 orang, dirawat di rumah sakit sebanyak 12 orang. Sedangkan yang  menjalani isolasi di rusunnawa ada 12 orang serta 1 orang menjalani isolasi mandiri.  

Dengan Naiknya jumlah RT yang menjadi zona kuning di Kota Mojokerto mendapatkan atensi khusus dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto. Terkait adanya hal ini Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama jajaran Forkopimda menggelar Evaluasi PPKM Mikro pada salah satu Posko Penanganan Covid-19  Kelurahan Wates tepatnya di Balai RW Lingkungan Rajekwesi, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari

Ning Ita menyampaikan bahwa Kelurahan Wates merupakan kelurahan terbesar di Kota Mojokerto dengan 98 RT yang penduduknya hampir 22 ribu. Kepadatan penduduk juga cukup tinggi dengan perumahan yang jaraknya berhimpitan. “Artinya potensi penyebaran covid cukup tinggi kalau protokol kesehatnnya tidak ditegakkan, tapi kalau protokol kesehatannya ditegakkan juga tidak akan ada masalah,”kata Ning Ita. 

Lebih lanjut Ning Ita berpesan agar satgas memperhatikan mobiltas warga, mengingat banyak warga Wates yang bekerja di luar daerah serta mengutamakan koordinasi antar RT.  “Tracing dan testing sudah dilakukan dengan sangat masif, namun yang perlu diperhatikan adalah interaksi dan mobilisasi. Mobilisasi inilah yang harus dipantau betul sehingga kedepan harapan kami angka keterpaparan khususnya di kelurahan wates bisa kita turunkan,” pesan Ning Ita.  

Ia menambahkan kalau dalam satu RT sudah ada yang terpapar covid mungkin segera dilakukan penyemprotan, sehingga warga yang lain langsung waspada. Hal penting lainnya yang disampaikan oleh Ning Ita adalah tentang penyintas covid dan pemakaman pasien covid. Ning Ita menjelaskan bahwa covid bukanlah aib, sehingga penyintas covid-19 tidak perlu dikucilkan oleh warga. 

“Saya pernah terpapar covid dan baik-baik saja, pak kapolres juga pernah terpapar covid juga baik-baik saja. Ini penyakit biasa bukan aib, jangan kemudian terkena covid dianggap sebagai sesuatu yang buruk, sesuatu yang negatif sehingga masyakarat menghindar. Covid adalah penyakit yang bisa sembuh,” jelas Ning Ita. 

Terkait hal ini Ning Ita meminta para kder motivator memberi penjelasan kepada warga, sehingga para penyintas covid bisa kembali berkatifitas tanpa dikucilkan oleh warga dan tentang pemakaman jenazah covid Ning Ita menjelaskan sudah ada petugas khusus yang melakukan pemakaman. 

Kapolresta Mojokerto dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri dan Kapolri serta Kapolda Jatim berharap PPKM Mikro ini bisa menjadi Warga patuh dengan protokol Kesehatan 5M.

“Luar biasa yang dipaparkan Pak Lurah Wates Amanullah Widi Prawiro Buwono terkait perkembangan penyebaran covid-19 di Kelurahan Wates dan ada 11 upaya dalam pencegahan dan penyebaran covid-19.” Tutup Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

46jt

Total Kunjungan

17rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :