Santri Ponpes Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri se-Jawa Timur Akan Kembali pada 20 Juni Mendatang
Polresta Kediri - Pada hari Rabu, 10 Juni 2020 pukul 14.00 WIB - selesai, Kapolresta Kediri AKBP Miko Indraayana silaturohmi ke Ponpes Al Mahrusiyah Lirboyo di Ngampel Mojoroto Kota Kediri.
Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan koordinasi terkait kedatangan/kembalinya santri ke Ponpes Al Mahrusiyah Lirboyo serta penerapan protokol kesehatan di rumah ibadah (masjid) dalam menghadapi era new normal.
Kedatangan Kapolres disambut langsung oleh KH. Reza Ahmad Zahid (Pengasuh Ponpes Al Mahrusiyah Lirboyo) dan KH. Malfin Zainul Asyiqien.
“Pada kesempatan tersebut juga diserahkan sarana kontak untuk santri Ponpes Al Mahrusiyah Lirboyo,” kata AKP Kamsudi Kasubbag Humas Polresta Kediri.
Sementara itu KH Reza mengaku sangat senang dengan hadirnya Kapolresta Kediri yang menawarkan bantuan dalam kembalinya santri ke Ponpes Al Mahrusiyah sekaligus sebagai wujud ikatan antara ulama dan umaro.
“Insha Allah santri akan kembali ke pondok pada 20 Juni mendatang. Untuk Al Mahrusiyah yang boleh kembali ke pondok hanya yang dari Jawa Timur dulu. Itupun mereka harus melakukan isolasi sejak 6 Juni 2020 . Dan tiba di pondok juga harus membawa surat dokter dan keterangan isolasi dari RT/Desa. Kembali ke pondok harus diantar tidak boleh menggunakan kendaraan umum,” kata KH Reza Ahmad Zahid.
Ditambahkan, teknis kedatangan santri akan dibagi dua gelombong untuk menghindari penumpukan. Dimana jadual telah diatur untuk kehadiran santri dari wilayah Jawa Timur.
“Jadi pihak pengantar / orang tua hanya menurunkan santri kemudian langsung keluar . Santri yang turun akan dilakukan pengecekan hingga penyemprotan desinfektan dan selanjutnya akan dikarantina selama 14 hari. Semua kebutuhan makan akan diatur pengurus termasuk tempat istirahat yang memenuhi standart protokol kesehatan,” tambahnya.
Ditambahkan, saat ini pengurus Ponpes Al Mahrusiyah juga sudah menyipan tim tenaga kesehatan dimana didalamya ada dokter dan sejumlah perawat. (res|aro)
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



