• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Nasional
  3. Viral Mengadu Presiden, Kapolrestabes Surabay..

Viral Mengadu Presiden, Kapolrestabes Surabaya : Penyidik sudah Sesuai Prosedur

Umam 07 January 2020 (11:39) Nasional

img

Surabaya - Sempat beredar di media sosial (medsos) facebook ada tudingan pungli oleh anggota polrestabes surabaya. Namun pernyataan tersebut diklarifikasi oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho.

Sebelumnya pemilik akun Dwi Kuncoro Setiabudi memposting surat terbuka di akun Facebooknya yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo dan menyebut karyawanya (sopir) ketika mengakut bahan bangunan tetap ditilang meskipun memiliki kelengkapan dokumen.

“Sopir kami mengangkut bahan bangunan, dimana surat-surat sudah lengkap. Tetapi kemudian dicegat di jalan tol oleh polisi berpakaian preman. Kenapa kendaraan kami tetap ditahan,” tulis Dwi.

“Saya mohon bantuan Bapak Presiden Joko Widodo karena saya sudah dikomplain konsumen,” sambungnya.

Menanggapi kabar tersebut, Kapolrestabes Surabaya mengatakan pihaknya sudah menjalankan tugas sesuai dengan mekanisme. "Anggota yang menghentikan kendaraan tersebut juga sudah dibekali surat tugas," kata Kombes Sandi kepada wartawan, Senin (06/01/2020) kemarin.

Sandi menjelaskan, setelah dilakukan penyelidikan hingga di tingkatkan ke proses penyidikan, pemilik usaha yang tidak bisa menunjukkan izin lengkap. Yang bersangkutan juga tidak hadir memenuhi panggilan yang telah dilayangkan penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya hingga saat ini.

Kemudian, Penyidik juga mendatangi tempat usaha untuk dilakukan klarifikasi meski tak ditemui pemilik usaha.Oleh karena itu, proses penyidikan masih berjalan dan penyidik telah melakukan penyitaan truk dan barang yang diangkutnya berupa calsium.

“Selain itu penyidik sudah koordinasi dengan Dirjen ESDM Provinsi Jatim bahwa usaha yang dimaksud hingga saat ini belum dilengkapi perizinan usaha pertambangan khusus pemurnian dan pengolahan (IUPK Pemurnian dan Pengolahan) yang ancaman pidananya 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar,” tandasnya.

Baca juga: Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: Rmol.id

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

46jt

Total Kunjungan

6rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :