Polres Jombang Ungkap 775 Kasus Selama 2019, 337 Tersangka Mendekam di Penjara
Bhayangkaranews.com - Polres Jombang, Meningkatnya kasus kejahatan dan maraknya peredaran barang haram narkoba di berbagai titik, rupanya juga berpengaruh di kabupaten Jombang. Polres Jombang dikatakan pada tahun ini berhasil mengungkap 775 kasus kejahatan dan narkoba sepanjang 2019. Total pengungkapan kasus mengalami kenaikan 17 persen jika dibandingkan tahun lalu.
Kapolres Jombang AKBP Boby Pa'ludin Tambunan, S.I.K., M.H. pada hari ini Senin (30/12/2019) mengatakan jika tindak kejahatan tahun ini turun sebesar 0,26 persen jika dibandingkan 2018. Sepanjang 2019, pihaknya menerima laporan 746 kasus dari masyarakat. Sedangkan tahun lalu mencapai 748 kasus.
Menurut Alumnus Akpol tahun 1999 ini, tahun ini kinerja anggotanya menjadi lebih baik. Salah satu indikatornya terlihat dari jumlah kasus kejahatan yang berhasil diungkap. Jika tahun lalu di angka 405 kasus atau 54 persen, 2019 ini menjadi 475 kasus atau 63,67 persen."Penyelesaian kasus mengalami kenaikan sebanyak 17 persen," kata AKBP Boby saat rilis akhir tahun di Mapolres Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim pada hari ini.
Sementara itu, untuk pengungkapan kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang dilakukan Polres Jombang naik signifikan. Jika tahun lalu mengungkap 260 kasus dengan 292 tersangka, sepanjang 2019 Polres Jombang menuntaskan 300 kasus dengan 337 tersangka.
"Sepanjang 2019 kami sita barang bukti narkoba berupa 340,84 gram sabu, 550 gram ganja, 2 butir ekstasi, 940 butir pil riklona clonazepam, 142.997 butir pil dobel L, serta 50 butir pil logo Y," terang AKBP Boby. AKBP Boby juga berjanji jika tahun 2020, Pihaknya akan terus meningkatkan kinerja dan jugs peningkatan mutu kualitas guna memberikan pelayanan yang lebih baik dan lebih prima kepada masyarakat di kabupaten Jombang. "2020 salah satu resolusi kami adalah mewujudkan Polres Jombang masuk dalam wilayah WBBM dan peredaran narkoba akan kami tekan semaksimal mungkin serta meningkatkan pelayanan kualitas kepada masyarakat di kabupaten Jombang,"tegas mantan Kapolres Bangkalan tersebut. (Red/Hms Jbg)
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



