• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. DikBud
  3. MPLS di SMA Negeri 2 Kota Mojokerto..

MPLS di SMA Negeri 2 Kota Mojokerto

Umam 15 July 2019 (08:47) DikBud

img

Mojokerto-Kota.Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Mojokerto AKBP Sigit Dany Setiyono SH SIK MSC (Eng) hadir sebagai pembina upacara dalam pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada hari Senin pagi (15/7/2019) di SMA Negeri 2 Kota Mojokerto. Pada awal amanatnya pria kelahiran Jakarta itu mengajak seluruh peserta untuk meningatkan kualitas rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia-Nya yang tiada terputus dan tak terhingga sehingga kegiatan upacara bendera sekaligus pembukaan MPLS Tahun Pelajaran 2019/2020 berjalan sesuai dengan rencana.

Mengutip kata mutiara sakti Presiden pertama RI Ir. Soekarno “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”, Kapolresta menuturkan bahwa bung Karno sangat memahami bahwa sebagai pemimpin yang visioner dirinya perlu menempatkan kaum muda atau remaja pada posisi yang strategis untuk melakukan perubahan. Kutipan bijak lain yang disajikan sebagai bahan refleksi adalah “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”

Kepada generasi muda yang memasuki lembaran baru dengan seragam putih abu-abu, lulusan terbaik Akpol tersebut menuturkan bahwa proses seleksi masuk tingkat sekolah menengah atas termasuk di SMA Negeri 2 kota Mojokerto beberapa tahun ini dikenal dengan sebutan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang menggunakan prinsip zonasi. Kendati demikian dirinya yakin dan percaya  bahwa yang hadir dihadapannya saat ini adalah siswa-siswi terbaik yang telah berhasil dan layak untuk mengenyam pendidikan di lembaga pendidikan ini.

Diselingi dengan yel-yel sebagai penyemangat, Kapolresta menyampaikan bahwa ada 4 tantangan yang dihadapi oleh generasi muda Indonesia yang harus diantisipasi, hal ini sudah dihadapi 5 atau 10 tahun yang lalu namun hari ini tantangan-tantangan itu menjadi semakin krusial, berat, dan semakin kompleks. Tantangan yang pertama adalah ancaman intolenransi,  radikalisme, dan terorisme. Tantangan kedua bahaya penggunaan dan peredaran gelap narkoba, ketiga potensi ancaman penggunaan media sosial yang tidak bertanggungjawab serta yang keempat adalah pergaulan bebas dan bahaya kecelakaan lalu lintas.

Kepada 409 peserta didik baru Kapolresta Mojokerto menegaskan bahwa berbagai tantangan yang disebutkan sebelumnya telah diuraikan dengan seksama berdasarkan data dan fakta serta kasusnya sudah dalam penanganan pihak kepolisian. Misalnya sekitar 2 tahun yang lalu di Malang telah diamankan seorang anak yang berusia 14 tahun yang siap untuk melakukan bom bunuh diri. Anak tersebut berasal dari kalangan terdidik yaitu ayahnya seorang rektor dari salah satu perguruan tinggi terkemuka.Anak yang dimaksud terlibat dalam jaringan terorisme melalui media sosial dan internet. Dari kejadian tersebut kita bisa membayangkan perihal penyalahgunaan internet secara tidak bertanggungjawab. Internet dan media sosial bisa mengilhami, mengintevensi, bahkan bisa menghipnotis dan merubah kehidupan seseorang secara radikal. Anak yang seharusnya memanfaatkan masa emasnya untuk belajar tetapi justru malah menyimpang dan menggunakan waktunya untuk kegiatan-kegiatan terorisme.

AKBP Sigit Dany Setiyono SH SIK MSC (Eng) juga menceritakan fakta yang berkaitan dengan tantangan kedua yang terjadi di kota Mojokerto tepatnya pada hari Jumat yang lalu dimana dirinya harus menghadapi kejadian beberapa siswa/siswi SMP dan SMA yang ditangkap oleh Direktorat Reskoba Polda Jawa Timur. Hal yang mencengangkan dari kasus tersebut adalah bahwa 7 orang pelajar itu  bukan saja menggunakan narkoba tetapi juga ikut mengedarkannya, dengan jumlah barang bukti dimana setiap orang memiliki 25 gram narkoba. Andaikan 1 gram narkoba itu diedarkan dan dikonsumsi oleh hampir 20 orang maka bayangkan berapa puluh orang yang sudah diracuni oleh jaringan ini.Ternyata jaringan-jaringan narkoba yang ada di kota ini modusnya menggunakan adik-adik yang masih SMP dan SMA untuk menghindari kecurigaan dari petugas. Terhadap 7 orang ini akan tetap dikenani aturan dan Undang-Undang yang berlaku. Bisa dibayangkan betapa hancurnya masa depan mereka saat ini, begitu juga keluarga dan sekolahnya. Demikian juga dengan kasus-kasus lainnya yang berkaitan dengan tantangan ketiga dan keempat disajikan dengan data yang akurat.

Dari gambaran tersebut Kapolresta Sigit mengajak “ Sadarilah bersama bahwa selain adik-adik memiliki mimpi-mimpi besar yang harus diwujudkan, keberadaan kalian merupakan bagian dari mimpi indah orang tua dan bangsa ini “. Adik-adik dituntut untuk tumbuh dan berkembang sebagai generasi muda yang disiplin dan bertanggungjawab baik kepada diri kalian sendiri maupun kepada lingkungan terdekat hingga lingkungan terbesar dalam wilayah kesatuan Negara Republik Indonesia.

Jika kita hendak kembali mengafirmasi diktum Latin yang berbunyi: Historia Magistra Vitae.Sejarah adalah guru kehidupan, maka kita akan kembali menemukan secercah inspirasi yang berpendar relevan untuk kita kontekstualisasikan hingga kini. Inspirasi itu berkelindan ihwal kehidupan AKBP Sigit Dany Setiyono SH SIK MSC (Eng) anak seorang buruh pabrik ban yang berhasil masuk ke SMA Taruna Nusantara di Magelang hingga Akademi Kepolisian . Demikian juga pengalamannya tatkala menjalani penugasan pada berbagai wilayah di tanah air hingga tugas belajar di London sebagai upaya membangun diri (John Lobo).

 


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

47jt

Total Kunjungan

21rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Isu Nikah Siri Mencuat, Oknum Anggota Polres Pekalongan Jadi Sorotan Publik

    Pekalongan – Sebuah isu tengah tercium dan mulai merebak di tengah m..

  • img

    Program Polantas Menyapa: Petugas Samsat Kota Tasikmalaya, Berikan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat

    Tasikmalaya Kota - Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, melalui Aiptu Ag..

  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :