Simak Penuturan Mohammad Nuh Pasca Pemilu 2019, "Bangsa Ini Jangan Bertengkar"
Bhayangkaranews.com, Surabaya - Bagaimana pesan Mohammad Nuh, Mantan Menteri Pendidikan Pasca Pesta Demokrasi Pemilu Serentak 2019? Pihaknya mengajak masyarakat agar tidak bertengkar, karena jika bangsa ini bertengkar, maka akan terjadi banyak kerugian.
Lazimnya pertandingan satunya puas satunya tidak puas demikian dan seterusnya. Yang paling penting jika ada perbedaan manfaatkan betul jalur-jalur yang telah ditetapkan.
"Dengan begitu segala aktivias kita masuk dalam koridor yang telah ditetapkan. Pada akhirnya kita semua bersaudara, kita semua NKRI, Sama-sama memiliki cita-cita besar terutama dalam rangka menyongsong 100 Tahun Indonesia Merdeka," ujar Mohammad Nuh.
Persyaratan agar berjalan baik adalah satu diantaranya tidak boleh bertengkar. Karena jika bangsa ini bertengkar, maka akan kehilangan tiga sekaligus yakni Keluarga, Organisasi dan Bangsa itu sendiri.
Selain itu jika bangsa ini terjadi pertengkaran maka akan kehilangan beberapa hal, antara lain Pertama, kehilangan Energi. Kedua, kehilangan kesempatan, dan Ketiga Kehilangan Keberkahan.
"Saya mengajak ayo kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa untuk menyongsong Indonesia yang lebih baik. Jika ada perbedaan, mari kita selesaikan sesuai alur perundang-undangan. Dibalik kesuksesan pelaksanaan Pemilu 2019, ada TNI Polri yang peranannya begitu luar biasa. Terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada TNI Polri atas jasa-jasanya sehingga Pemilu Serentak 2019 ini dapat berjalan Aman, Damai dan Sejuk," tutup Mohammad Nuh.***day
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



