Polsek Grati Amankan 15 Orang Anjal, Satu Orang Anjal Mengaku Pernah Menjadi Korban Tabrak Lari
Bhayangkara news-Polda Jatim-polresta pasuruan-polsek grati. Makin banyak nya keberadaan anak jalanan yang nongkrong di tempat-tempat umum di wilayah grati membuat masyarakat menjadi resah, di karenakan penampilan mereka yang lusuh dan kotor dan tak jarang menimbulkan bau tak sedap membuat anak-anak jalanan yang biasa di sebut anak punk ini juga identik dengan narkoba, miras dan simbol kenakalan remaja.
Pada hari Senin(24/04/2018) Polsek grati mendapat laporan dari warga yang merasa dengan keberadaan anak jalanan yang diduga sedang pesta miras di sebuah area perkebunan terletak di kel. Gratitunon kec. Grati Kab. Pasuruan, selanjutnya dengan di pimpin Aiptu Made Mata Anggita Polsek grati segera meluncur ke TKP dan mengamankan 15 orang anak jalanan yang saat itu diketahui sedang bergerombol di area perkebunan dengan alasan sedang beristirahat.
Sempat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan oleh petugas kepolisian Polsek grati namun tidak ditemukan adanya miras, obat terlarang maupun narkoba. Selanjutnya ke 15 anak jalanan tersebut di amankan ke mapolsek grati di angkut dengan menggunakan mobil patroli Polsek grati. Dari ke lima belas anjal tersebut satu orang diketahui menderita patah tulang yang menurut pengakuan nya diakibatkan oleh tabrak lari yang terjadi sekitar satu Minggu lalu di Madiun, selanjutnya terhadap anjal yang sakit petugas Polsek grati segera membawa yang bersangkutan ke puskesmas grati untuk dilakukan perawat lebih lanjut.
"Kami sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat tentang keresahan adanya sekelompok anak jalanan yang sering mangkal di tempat umum di wilayah grati, kami tindak lanjuti laporan warga dan kami amankan lima orang anak jalanan tersebut setelah kami data ke 15 anak jalanan tersebut akan kami serahkan ke dinas sosial kabupaten Pasuruan untuk dilakukan pembinaan" ujar Kanit Sabhara Polsek Grati Polresta pasuruan.
Lebih jauh lagi Kapolsek grati Polresta Pasuruan AKP.H.SUYITNO,SH menjelaskan bahwa ke 15 anak jalanan yang diamankan oleh anggota Polsek grati tersebut adalah bagian dari operasi cipta kondisi (cipkon) jelang pelaksanaan pilkada 2018 serta dalam rangka menekan jumlah korban jiwa akibat miras dan bertujuan memberantas peredaran miras di wilayah grati. (Mk/Gr)
Berita yang direkomendasi
-
Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea
Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..
-
Buku untuk Tulang Bawang
Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..
-
Geliat Literasi dari Lekosoro
Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..
-
Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri
Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..



