• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Regional
  3. Suami Ditemukan Meninggal Di Pusaran Istrinya..

Suami Ditemukan Meninggal Di Pusaran Istrinya

MK UMAM 21 June 2022 (04:27) Regional

img

bhayangkaranews.com, Mojokerto - Polisi menyimpulkan Andri Budi Santoso tewas setelah menenggak racun tikus dicampur racun serangga di makam istrinya. Juragan sepatu warga Desa, Kecamatan Gedeg, Mojokerto, itu nekat mengakhiri hidupnya karena kesulitan biaya untuk menikah lagi.

IPTU Umam menyampaika Korban ditemukan pertama kali oleh juru kunci Makam Umum Desa Gedeg, Bambang Utomo  sekira pukul 17.30 WIB. Saat itu, Bambang datang ke lokasi untuk menyalakan lampu makam. Dia melihat korban dengan posisi tengkurap menghadap ke barat persis di sebelah timur makam istrinya.

Sementara di samping tubuh korban ditemukan barang bukti berupa obat nyamuk cair kemasan plastik dan racun tikus kemasan plastik. Badan korban tengkurap duduk bersila di atas makam mendiang istrinya, Sutiyaningsih. Istri korban meninggal karena Covid-19 pada 20 Juli 2021 lalu.

“Setiap sore saya menyalahkan lampu tapi kok ada orang ziarah belum juga keluar pada mau magrib. Terus saya dekati, saya ucapkan salam tidak menjawab. Di dekat korban ada Hit 2 dan racun tikus botol kecil, di bawah pas depan tertutup tubuh,” katanya, Senin (20/6/2022).

Karena ia melihat ada obat nyamuk, ia menduga korban bunuh diri. Ia lantas memberanikan diri mengecek denyut nadi pada tangan korban. Denyut nadi di tangan bapak tiga anak tersebut sudah tidak ada, tangannya sudah dingin dan mulut mengeluarkan busa campur darah.

“Merasa curiga, Saya pegang tangan tidak ada denyut nadinya, tangan dingin berarti ada tanda-tanda kematian kemudian saya terlentangkan lagi. Mulut keluar cairan dan darah, kuning campur merah. Saya ke warga dan Pak Polo kebetulan rumahnya di belakang makam,” katanya.

Saat ia datang ke rumah Kepala Dusun Gedeg, sudah ada pihak kepolisian berada di lokasi penemuan korban. Diduga saat ia datang ke rumah Kadus, ada warga yang melihat dan melaporkan ke Polsek Gedeg. Karena posisi makam sekitar 10 meter di sebelah kiri pintu masuk makam.

Pasca ditinggal sang istri meninggal, korban tinggal bersama tiga anaknya. Yaitu Bima Prayuganing Santoso (18) duduk di bangku kelas 2 SMK, anak kedua baru naik kelas 1 SMP, serta anak ketiga duduk di TK besar.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Mojokerto, IPTUMK Umam mengatakan, setelah pihak Bhabinkamtibmas Desa Gedeg menerima laporan langsung menghubungi piket Reskrim Polsek Gedeg. “Petugas Inafis Polresta Mojokerto datang ke lokasi untuk melalukan olah TKP,” jelasnya.

Jenazah korban dibawa ke RSUD RA Basuni Kecamatan Gedeg untuk dilalukan visum. Namun anak korban meminta untuk tidak dilakukan otopsi dan pihak keluarga menerima dengan adanya kejadian tersebut. Penerimaan dengan membuat surat pernyataan tidak diotopsi.

Sejumlah barang bukti diamankan di antaranya, bungkus cair obat serangga merk HIT dalam keadaan utuh, dua bungkus bekas racun tikus, satu pasang sandal slop, satu kantong ikan hias masih hidup, satu buah gunting, satu bungkus cair obat serangga merk HIT obat nyamuk yang sudah terbuka dan satu buah kantong plastik bekas muntahan.

“Diduga korban depresi jelang pernikahan 3 Juli belum mempunyai biaya. Hasil visum akibat minum racun dicampur obat serangga merk HIT. Setelah dilakukan visum, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.(MK/MR)


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

46jt

Total Kunjungan

18rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Awas..! Hindari Praktek Calo Saat Membuat Laporan Kecelakaan Dan Santunan Jasa Raharja Kecelakaan.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Bagi masyarakat yang membutuhkan layana..

  • img

    Dede Yusuf Effendi: Pemerintah Terapkan WFH Hemat Miliaran, Kira-kira Apa Dampaknya..?

    Bhayangkaranews, Jakarta - Wacana kebijakan kerja dari rumah atau work..

  • img

    Bersama Wali Kota: Kapolres Tasikmalaya Kota, Laksanakan Ramp Check Kendaraan Umum Mudik Lebaran.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya -Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purw..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :