• Login
  • |
  • Registrasi
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Lalulintas
  • DikBud
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Info Layanan Public
  • Literasi

BREAKING NEWS

Dalam Keadaan Telanjang Pelaku dan Pria Hidung Belang di Tangkap Tim Rajawali Polresta Mojokerto | Polisi Peduli Bencana : Kasat Lantas Lakukan JUBAH kepada Warga yang Terdampak Musibah | Keren, Mobil AWC Disulap Jadi Mobil Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Penyebaran Covid19 | Dua Santri Asal Kota Mojokerto siap Jadi Role Model MTQ Kapolda CUP |
  1. Home
  2. Nasional
  3. KUHP Baru Mengancam Pers: Ketua IWO I DPD Kot..

KUHP Baru Mengancam Pers: Ketua IWO I DPD Kota Bekasi, Berdiri di Garis Depan.

rudiono 05 January 2026 (07:39) Nasional

img

Bekasi - Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memunculkan kegelisahan di kalangan insan pers. Di tengah semangat pembaruan hukum nasional, muncul kekhawatiran bahwa sejumlah pasal justru berpotensi menjerat kerja jurnalistik dan menggerus kemerdekaan pers yang telah diperjuangkan sejak era reformasi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua IWO Indonesia DPD Kota Bekasi, Nio Helen, dengan tegas menyatakan bahwa pers tidak boleh menjadi korban dari tafsir hukum yang sempit. Menurutnya, jurnalis bukan pelaku kejahatan, melainkan pelaksana Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang bekerja untuk memenuhi hak publik atas informasi.

“Pers berdiri di garis depan demokrasi. Kami menulis berdasarkan fakta, kode etik, dan kepentingan publik. Jika karya jurnalistik dipidanakan, maka yang diserang bukan hanya wartawan, tetapi hak masyarakat untuk mengetahui kebenaran,” tegas Nio Helen.

Ia menekankan bahwa UU Pers merupakan lex specialis yang secara tegas mengatur mekanisme penyelesaian sengketa pemberitaan melalui Dewan Pers, bukan melalui pendekatan pidana. Upaya kriminalisasi terhadap pers justru berpotensi menciptakan iklim ketakutan, membungkam kritik, dan menjauhkan negara dari prinsip negara hukum yang berkeadilan.

Lebih lanjut, Nio Helen mengingatkan bahwa pers bukan musuh negara. Sebaliknya, pers adalah mitra kritis yang berperan menjaga transparansi, mengawasi kekuasaan, serta menyuarakan kepentingan rakyat kecil yang kerap tak terdengar.

“IWO Indonesia DPD Kota Bekasi berdiri tegak membela kemerdekaan pers. Kami menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap jurnalis dan produk jurnalistik. Demokrasi tidak akan pernah kuat jika pers dilemahkan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh aparat penegak hukum, pemangku kebijakan, dan elemen masyarakat untuk memahami secara utuh peran pers dalam sistem demokrasi. Penegakan hukum harus berjalan seiring dengan perlindungan kebebasan berekspresi dan kebebasan pers sebagaimana dijamin konstitusi.

Di tengah perubahan hukum nasional, pers dituntut tetap profesional, beretika, dan bertanggung jawab. Namun negara juga memiliki kewajiban yang sama untuk memastikan ruang kebebasan pers tetap terjaga. (Redaksi)


Facebook Twitter Google+ LinkedIn Pinterest

Komentar





Berita yang direkomendasi

  • img

    Kolaborasi Gerakan Literasi Melalui Pustaka Bebas Bea

    Mojokerto-Penggagas Gerakan Katakan dengan Buku (GKdb) John Lobo Selas..

  • img

    Buku untuk Tulang Bawang

    Tulang Bawang.Lampung-Taman baca Ceria (Cerdas dan Gembira) yang terle..

  • img

    Geliat Literasi dari Lekosoro

    Bajawa.Flores- Pegiat literasi sekaligus pengelola taman baca Ratu Dam..

  • img

    Tips Sukses Public Speaking Dari Divisi Humas Polri

    Jakarta - Komunikasi publik atau public speaking adalah..

Ucapan hpn


Paling Populer

  • #1
    Cegah Kepadatan Lalin \Bhabin Serangan Polresta Denpasar Laksanakan Pengaturan
  • #2
    Literasi Kemanusiaan Melalui Palang Merah Remaja
  • #3
    PERPANJANGAN SIM DAN PAJAK STNK BISA DILAKUKAN DI MALL PELAYANAN PUBLIK SRITANJUNG
  • #4
    Viral di Medsos, Bayi Terlahir Tanpa Anus Dibantu Biaya Perawatannya Oleh Polisi

Statistik Pengunjung

44jt

Total Kunjungan

9rb

Hari Ini Dikunjungi

0

Total Komentar

  • Berita terbaru
  • Komentar Terbaru
  • img

    Anggota Polsek Salopa, Gencar Sosialisasikan Pengaduan Cepat Propam Polri Berbarcode.

    BhayangkaraNews, Tasikmalaya - Aipda Dik Dik Maya Permana, anggota Pol..

  • img

    Dedi Mulyadi, Gaungkan Transparansi Total di Jawa Barat.

    BhayangkaraNews, Jawa Barat - Gubernur Jabar, Kang Dedi Mulyadi, kelua..

  • img

    KUHP Baru Mengancam Pers: Ketua IWO I DPD Kota Bekasi, Berdiri di Garis Depan.

    Bekasi - Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru mem..

Bhayangkara TV

Redaksi

Info Layanan Public

imgimgimgimg

Copyright © 2016 - 2026 Bhayangkara News

Dikembangkan oleh Natusi

Fans Page :